CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 29 Agustus 2013

Apakah Aku Salah Karena Terlalu Mencintaimu?

 Jujur saja semenjak kita menjalin sebuah hubungan aku merasa aku adalah wanita yang paling beruntung karena bisa memilikimu. Semua berakhir begitu cepat selang 3 hari kita pacaran dan kau memutuskan ku dengan alasan yang tidak masuk akal. Aku tidak yakin dengan alasanmu, dan aku sangat yakin kau memutuskanku karena ada wanita lain yang lebih dari aku. aku tak habis fikir, kau yang memulainya dan kau juga yang mengakhirinya.

Awalnya aku tidak pernah mempunyai perasaan kepadamu. Aku hanya menganggap mu sebagai teman. Sudah itu saja, tidak lebih. Dan mungkin kau yang memiliki perasaan itu duluan.
Hari berlanjut aku masih terus memikirkan mu. Aku pikir kita akan menjalin hubungan dengan jangka waktu yang lama. Yaaa, mau gimana lagi. Mungkin bukan jodohnya. Tapi jujur saja sampai detik ini nama mu masih mengiang saja di telingaku.

Aku malas, iya aku malas bertemu dengan mu. Aku tidak suka kau datang dalam fikiranku. Aku tidak suka kau menyapa ku. Tapi aku selalu memperhatikanmu. Bodoh? Memang. Aku sangat bodoh memperhatikan orang yang sama sekali tidak memperhatikanku.

Aku fikir aku terlalu mencintaimu, aku terlalu terobsesi denganmu.  Dan aku terlalu munafik karena aku selalu berkata “TIDAK” setiap kali teman-teman membicarakanmu. Jujur saja aku belum sepenuhnya berpindah ke lain hati. Semua ini karena kau “yang mebuat aku jatuh cinta padamu”

Aku tak yakin kita akan bersatu lagi, bukan hanya tak yakin tapi “tidak akan mungkin” bagaimana kita akan menyatu kalau sikap mu kepada ku saja seperti teman yang tidak ada kedudukannya. Mungkin sebagai mantan kita enggak bakal jadi teman sepenuhnya? Bisa jadi bisa jadi.


0 komentar:

Posting Komentar